GAIB

Januari 23, 2008 at 11:36 am | In Katagori | 1 Comment

Cerita-cerita mitos, mistis, gaib dan segala macam hal ajaib menjadi suatu kegemaran banyak orang di sekitar saya. Mereka yang percaya pada peramal dan ramalannya, roh yang gentayangan, orang yang bisa melihat setan, ilmu-ilmu gaib, benda-benda keramat, jimat dan segala macam hal magis lainnya, orang-orang tersebut menurut saya minimal menjadi salah satu dari kategori : idiot, bodoh, tertipu, sakit dan gila.

Tentu saya juga meyakini bahwa ada ruang lain, ruang dimana akal tidak akan pernah sanggup menembusnya, ruang yang menjadi hak Allah Swt sendiri untuk menjelaskannya, yaitu ruang kegaiban, yaitu ruang metafisik di mana Allah swt menyimpan hakikat-hakikat besar dalam kehidupan ini, tentang Dzat-Nya sendiri, dunia malaikat, kehidupan akhirat, setan-setan, alam jin, masa depan, alam kubur, roh dan lainnya.

Tapi saya sangat meyakini ruang tersebut merupakan ruang yang tidak ada manusia yang dapat “menyentuhnya” kecuali sebagiannya yang diperlihatkan Allah hanya kepada Rasulnya.

Katakanlah: “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang gaib, kecuali Allah.” (QS An-Naml 65)

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang gaib; tak ada yang mengetahuinya selain Dia sendiri. (QS AI-An’am: 59)

(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang gaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang gaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya. (QS Jin: 26 – 27)

Sangat disayangkan sekali jika dijaman maju dengan teknologi yang begitu pesat berkembang saat ini, ternyata masih banyak penduduk Indonesia yang percaya kepada dukun dan tukang ramal. Semoga Allah menjadikan penduduk Indonesia menjadi penduduk yang selalu beriman dan bertaqwa dan selalu berpikir dengan akal dan hati yang jernih.

1 Komentar »

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

  1. bener ky, cinta ditolak dukun bertindak, kalah persaingan dukun bertindak, benci ma seseorang dukun bertindak, dll pokoknya profesi dukun laris manis di Indonesia karena gak cuma kaum terbelakang, kaum terdidik dan elite pun juga. pertanda tiadanya akidah dan iman di dada :)

    hmmm….dukun 911 dong :mrgreen:


Tinggalkan komentar

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.