<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Fighting Dreamer</title>
	<atom:link href="http://masoki.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://masoki.wordpress.com</link>
	<description>(Berburu) Berbudaya itu Seru !</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Jun 2011 03:02:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='masoki.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Fighting Dreamer</title>
		<link>http://masoki.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://masoki.wordpress.com/osd.xml" title="Fighting Dreamer" />
	<atom:link rel='hub' href='http://masoki.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Konsumsi Produk Lokal Terhadap Kesejahteraan Indonesia</title>
		<link>http://masoki.wordpress.com/2009/09/15/konsumsi-produk-lokal-terhadap-kesejahteraan-indonesia/</link>
		<comments>http://masoki.wordpress.com/2009/09/15/konsumsi-produk-lokal-terhadap-kesejahteraan-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 08:43:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oky Marzuki</dc:creator>
				<category><![CDATA[Katagori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masoki.wordpress.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Krisis global cukup menghantam Indonesia, dari segi industri banyak pabrik2 yang tutup dan terpaksa memPHK pekerja2nya karena berkurang secara drastisnya permintaan baik dari luar maupun dari dalam negeri. PHK massalpun menjadi agenda dari berbagai perusahaan-perusahaan besar dunia, tercatat sejak krisis global 2008 lebih dari 50 ribu pekerja Indonesia telah terkena PHK. Pemerintah Indonesia pun seakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=95&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Krisis global cukup menghantam Indonesia, dari segi industri banyak pabrik2 yang tutup dan terpaksa memPHK pekerja2nya karena berkurang secara drastisnya permintaan baik dari luar maupun dari dalam negeri. PHK massalpun menjadi agenda dari berbagai perusahaan-perusahaan besar dunia, tercatat sejak krisis global 2008 lebih dari 50 ribu pekerja Indonesia telah terkena PHK.<span id="more-95"></span></p>
<p>Pemerintah Indonesia pun seakan dibuat tersadar, dan baru-baru ini pemerintah mengeluarkan kebijakkan yang cukup menggembirakan bagi sektor industri tanah air, pemerintah berencana menggalakkan pemakaian produk lokal untuk jajaran pegawai negeri sipil (PNS). Kelak, PNS diwajibkan menggunakan produk dalam negeri untuk aktivitas kedinasan bahkan untuk kesehariannya. Lebih jauh lagi, segala bentuk pekerjaan menyangkut proyek yang didanai APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) atau APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) lebih memprioritaskan kontraktor berbasis dalam negeri berikut pekerjanya.</p>
<p>Rencana pemerintah ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi industri dan perusahaan-perusahaan dalam negeri agar lebih bersemangat dan terus meningkatkan kualitasnya. Dan dukungan dari berbagai kalangan masyarakat juga mutlak diperlukan, setidaknya masyarakat dihimbau agar mulai mengurangi konsumsi produk asing yang memang telah menjadi suatu budaya yang berakibat buruk terutama bagi sektor usaha dalam negeri yang imbasnya tentu saja kearah kesejahteraan pekerja-pekerja dan petani-petani Indonesia.</p>
<p>NB : Di Indonesia mulai dari jarum pentul sampai pesawat terbang semuanya diimpor, belom lagi buah2an, padahal buah2an impor udah pasti pake pengawet karena bisa tahan sampai berminggu2.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/masoki.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/masoki.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/masoki.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/masoki.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/masoki.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/masoki.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/masoki.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/masoki.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/masoki.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/masoki.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/masoki.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/masoki.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/masoki.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/masoki.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=95&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://masoki.wordpress.com/2009/09/15/konsumsi-produk-lokal-terhadap-kesejahteraan-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/933739b9fa7445a25fa841ff144ca5b1?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Oky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jakarta mmm Jakarta</title>
		<link>http://masoki.wordpress.com/2009/09/15/jakarta-mmm-jakarta/</link>
		<comments>http://masoki.wordpress.com/2009/09/15/jakarta-mmm-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 08:35:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oky Marzuki</dc:creator>
				<category><![CDATA[Katagori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masoki.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Banyak sekali yang dirindukan dari jakarta: macetnya, polusinya, teman2 nongkrong, malam yang semakin larut semakin bingar, teriakan2nya. Wow, jakarta jakarta, belum tiga bulan ditinggalkan sudah begitu dirindukan. Sudah saya siapkan agenda untukmu, teman saya juga telah menyiapkan agenda buatmu yaitu anak muda anti miskin, jakarta butuh revolusi budaya, berbudaya itu seru dll. Saya sendiri hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=29&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak sekali yang dirindukan dari jakarta: macetnya, polusinya, teman2 nongkrong, malam yang semakin larut semakin bingar, teriakan2nya. Wow, jakarta jakarta, belum tiga bulan ditinggalkan sudah begitu dirindukan. Sudah saya siapkan agenda untukmu, teman saya juga telah menyiapkan agenda buatmu yaitu anak muda anti miskin, jakarta butuh revolusi budaya, berbudaya itu seru dll. <span id="more-29"></span>Saya sendiri hanya akan mencuci, menyetrika dan melipatmu dengan ucapan2 saja. Andai bukan tugas negara tentu saja saya tidak akan meninggalkanmu selama ini, belum lagi nanti saya akan ditempatkan di Lombok selama 2 tahun kedepan, tantunya nanti akan semakin jarang sekali bersamamu.</p>
<p>Jakarta mmm jakarta, wajahmu begitu buruk lewat kacamata orang diluar, walaupun banyak pula orang2mu memiliki kacamata yang sama, tapi kebanyakan orang2mu yang saya kenal begitu mencintaimu kok. Masihkah kau berproses kearah yang lebih baik ataukah masih berupa mimpi2 hampa saja kau menjadi kota yang bersih, tertib, ramah dan tidak macet. Mimpi itu begitu nyata bagi saya dan masih saya bawa bersama teman2 yang juga orang2mu, tapi kami tidak tidur untuk meraih mimpi itu, kami bangun dan mencoba berbuat untukmu. Kami akan berusaha membelokkan arahmu jika kau menuju jurang, dan kami akan mendorongmu dengan segenap tenaga dan pikiran jika kau mengarah ke puncak.</p>
<p>Wow, jakarta begitu dekat dihati dan tak bisa dianggap biasa, saya menunggu program-program pemenang pemilu kemarin untukmu. Apa ya kira2 yang mereka siapkan untukmu, atau sama sekali tidak ada apa-apa. Harapan saya mereka dapat bersinergi dengan saya dan teman2 dalam mendorongmu kearah yang lebih baik dengan lebih cepat, melanjutkan program2 baik yang belum rampung dan menurunkan kesenjangan sosial yang begitu mencolok antara si kaya dan wong cilik. Kami bukan pahlawan super dan hampir tidak mungkin dapat mewujudkan mimpi kami tanpa mereka, kami tau itu.</p>
<p>Saya hanya mencoba merealisasikan perasaan-perasaan saya untukmu, saya dan teman-teman hanya ingin yang terbaik buatmu, ya, sedikit banyak kami memiliki rasa ini dalam hati kami. Iya kami sayang kamu Jakarta, kami Cinta kamu, sedikit atau banyak rasa itu ada.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/masoki.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/masoki.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/masoki.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/masoki.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/masoki.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/masoki.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/masoki.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/masoki.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/masoki.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/masoki.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/masoki.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/masoki.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/masoki.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/masoki.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=29&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://masoki.wordpress.com/2009/09/15/jakarta-mmm-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/933739b9fa7445a25fa841ff144ca5b1?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Oky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SIAPA PRESIDEN INDONESIA BERIKUTNYA?</title>
		<link>http://masoki.wordpress.com/2008/08/21/siapa-presiden-indonesia-berikutnya/</link>
		<comments>http://masoki.wordpress.com/2008/08/21/siapa-presiden-indonesia-berikutnya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2008 09:38:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oky Marzuki</dc:creator>
				<category><![CDATA[Katagori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masoki.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[April 2009 nanti rencananya bangsa Indonesia akan melangsungkan Pemilihan umum untuk kesekian kalinya, para calon-calon legislatif sudah mulai unjuk gigi lewat berbagai media, baik baliho yang berukuran jumbo di jalan-jalan maupun iklan-iklan rutin di Televisi. Mereka semua berlomba merebut simpati masyarakat, berlomba untuk dekat dengan rakyat serta ikut merasakan penderitaan rakyat. Mereka semua menjanjikan masa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=51&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">April 2009 nanti rencananya bangsa Indonesia akan melangsungkan Pemilihan umum untuk kesekian kalinya, para calon-calon legislatif sudah mulai unjuk gigi lewat berbagai media, baik baliho yang berukuran jumbo di jalan-jalan maupun iklan-iklan rutin di Televisi. Mereka semua berlomba merebut simpati masyarakat, berlomba untuk dekat dengan rakyat serta ikut merasakan penderitaan rakyat. Mereka semua menjanjikan masa depan yang cerah untuk bangsa dan negara Indonesia yang mereka klaim sebagai negeri yang mereka cintai.</p>
<p style="text-align:justify;">Sejarah bangsa ini pernah melahirkan pemimpin-pemimpin besar serta pejuang-pejuang<span id="more-51"></span> yang dengan jiwa raganya telah berhasil mewujudkan Indonesia merdeka dan bersatu hingga saat ini. Tidak dipungkiri lagi bagaimana  hebatnya perjuangan sang Jenderal Sudirman memimpin pasukan dan bertempur, besarnya jasa Bung Karno dan Bung Hatta yang sangat berani merumuskan serta menandatangani Proklamasi yang dengan itu mereka mempertaruhkan nyawanya untuk sebuah kemerdekaan, Bung Tomo yang menjadi penggerak perjuangan revolusioner di Surabaya, perjuangan  Mohammad Natsir sebagai Perdana Menteri Indonesia dalam melakukan loby-loby baik di dalam negeri untuk mempersatukan wilayah-wilayah Indonesia yang terancam pecah maupun di luar negeri untuk melawan ulah sekutu yang mengambil alih dan hendak menjadikan Indonesia pecah menjadi negara-negara kecil, serta pejuang-pejuang dan pembesar-pembesar Indonesia dahulu yang rela dibunuh, dipenjara dan diasingkan untuk ditukarkan dengan kemerdekaan NKRI yang hingga kini dinikmati oleh Bangsa Indonesia. Tidak dipungkiri bahwa Negara Indonesia yang bersatu, berdaulat dan merdeka dari segi pendudukan dan pemerintahan saat ini merupakan hasil jerih payah pejuang-pejuang dan pemimpin-pemimpin besar kita tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya melihat ada beberapa persamaan pada para pemimpin-pemimpin besar terdahulu yang seharusnya dimiliki oleh calon-calon Pemimpin kita saat ini. Para pejuang-pejuang dan pemimpin-pemimpin besar tanah air dahulu memiliki beberapa kriteria yang pasti mereka miliki :</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>Keberanian</strong>, mereka semua rela menukar nyawa untuk kemerdekaan, kedaulatan dan persatuan Indonesia. Mereka tidak akan rela sejengkal tanah apalagi pulau direbut, dijajah, dikuasai maupun dieksploitasi oleh negara lain, dan mereka akan mengusir orang-orang yang berusaha merampok dan menjual negeri ini.</li>
<li><strong>Ketegasan</strong>, mereka semua adalah pemimpin yang tegas baik perkataan maupun tindakan, mereka akan katakan TIDAK jika itu buruk untuk negeri ini, dan mereka tidak akan rela persatuan bangsa goyah apalagi jika daerah-daerah dalam wilayah NKRI ingin memisahkan diri, mereka tidak akan rela.</li>
<li><strong>Berprinsip</strong>, selalu          mengedepankan kepentingan masyarakat banyak dan bangsa di atas          kepentingan pribadinya, selalu konsisten dan konsekuen dalam membela          kepentingan tanah air, bangsa, dan negara. Mereka sangat memegang prinsip bahwa Rakyat Indonesia Lebih berhak atas kekayaannya. Mereka tidak suka berjanji, tapi mereka lebih suka bertindak.</li>
<li>Tidak akan menyerahkan sedikitpun <strong>harga diri</strong>nya, mereka tidak akan pernah mengemis meminta bantuan, mereka tidak akan diam jika ditekan dan mereka akan berontak jika Indonesia terancam. Menyelamatkan harga diri bangsa adalah gerak mereka.</li>
<li>Memiliki <strong>Visi yang matang</strong>, pemimpin-pemimpin besar kita dahulu tentu memiliki visi  yang matang sangat terlihat ketika Soekarno dahulu menolak bantuan utang luar negeri yang saat ini terbukti justru menghadirkan        ketergantungan dan ketidakberdayaan.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Pemimpin-pemimpin kita saat ini memang terlihat jauh berbeda dibandingkan pemimpin-pemimpin pada era perjuangan kemerdekaan, pemimpin Indonesia saat ini hanya diam saja melihat kekayaan-kekayaan alamnya dieksploitasi negara lain, masyarakatnya tidak dihargai, satu persatu pulaunya dirampas, perekonomiannya didikte, hukum diperjual belikan dan sangat takut untuk mengatakan TIDAK pada intervensi asing walaupun intervensi tersebut hal yang sangat sensitif sekali dan dapat mengancam kesatuan Republik Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Pemimpin-pemimpin Indonesia saat ini senang berjanji menjelang pemilu, dekat sekali dengan rakyat menjelang pemilu, terlihat sangat pintar menjelang pemilu dan sangat merasakan penderitaan dan kelaparan yang dialami rakyat hanya menjelang pemilu, tapi setelah terpilih mereka hanya diam saja, lupa dengan janji-janji pada rakyatnya dan berpura-pura bodoh atau memang bodoh dan tidak mengerti bahwa ada persoalan besar dalam negaranya.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya harap rakyat Indonesia cukup bijak dalam memilih Pemimpin dan tidak akan memilih kembali pemimpin-pemimpin saat ini dan kemarin-kemarin (era reformasi) yang jelas-jelas tidak membawa perubahan positif pada negara ini, mereka sangat dipandang sebelah mata, sama sekali tidak punya wibawa dan sangat mudah dikangkangi oleh pihak asing. Salah seorang teman bahkan berpendapat jika pemimpin-pemimpin Indonesia saat ini yang berada pada masa perjuangan dahulu, niscaya Indonesia tidak akan merdeka pada tahun 45 dan akan terus menerus dijajah hingga saat ini. Prioritaskan untuk memilih pemimpin-pemimpin yang bukan dari Orde Baru, setelah itu pilihlah yang kira-kira mimiliki kriteria-kriteria layaknya pemimpin-pemimpin besar Indonesia dahulu.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/masoki.wordpress.com/51/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/masoki.wordpress.com/51/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/masoki.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/masoki.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/masoki.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/masoki.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/masoki.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/masoki.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/masoki.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/masoki.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/masoki.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/masoki.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/masoki.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/masoki.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/masoki.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/masoki.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=51&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://masoki.wordpress.com/2008/08/21/siapa-presiden-indonesia-berikutnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/933739b9fa7445a25fa841ff144ca5b1?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Oky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>tuhan 9 cm</title>
		<link>http://masoki.wordpress.com/2008/07/29/tuhan-9-cm/</link>
		<comments>http://masoki.wordpress.com/2008/07/29/tuhan-9-cm/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2008 08:22:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oky Marzuki</dc:creator>
				<category><![CDATA[Katagori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masoki.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[tuhan 9 cm (Taufik Ismail) Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok, Di sawah petani merokok, di pabrik pekerja merokok, di kantor pegawai merokok, di kabinet menteri merokok, di reses parlemen anggota DPR merokok, di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok, hansip-bintara-perwira nongkrong merokok, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=34&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><span style="font-size:14pt;">tuhan 9 cm</span></strong><strong><span style="font-size:14pt;"><br />
(Taufik Ismail)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:30px;">Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,<br />
Di sawah petani merokok, di pabrik pekerja merokok,<br />
di kantor pegawai merokok, di kabinet menteri merokok,<br />
di reses parlemen anggota DPR merokok,<br />
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,<br />
hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,<br />
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,<br />
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,<br />
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,<br />
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,<span id="more-34"></span></p>
<p class="MsoNormal">Di angkot Kijang penumpang merokok,<br />
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk orang bertanding merokok,<br />
di loket penjualan karcis orang merokok,<br />
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,<br />
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,<br />
di andong Yogya kusirnya merokok,<br />
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,<br />
Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok,<br />
tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok,<br />
Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,</p>
<p class="MsoNormal">Di pasar orang merokok, di warung Tegal pengunjung merokok,<br />
Di restoran di toko buku orang merokok, di kafe di diskotik para pengunjung merokok.<br />
Bercakap-cakap kita jarak setengah meter tak tertahankan abab rokok,<br />
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidur ketika melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbak rokok,<br />
Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul saling menularkan HIV-AIDS sesamanya, tapi kita tidak ketularan penyakitnya.<br />
Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul saling menularkan HIV-AIDS sesamanya, tapi kita tidak ketularan penyakitnya.<br />
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus, kita ketularan penyakitnya.<br />
Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS.<br />
Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,<br />
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu, bisa ketularan kena,</p>
<p class="MsoNormal">Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,<br />
di apotik yang antri obat merokok, di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,<br />
di ruang tunggu dokter pasien merokok, dan ada juga dokter-dokter merokok,<br />
Istirahat main tenis orang merokok,<br />
di pinggir lapangan voli orang merokok, menyandang raket badminton orang merokok,<br />
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,<br />
panitia pertandingan balap mobil, pertandingan bulutangkis, turnamen sepakbola mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,</p>
<p class="MsoNormal">Di kamar kecil 12 meter kubik, sambil &#8216;ek-&#8217;ek orang goblok merokok,<br />
di dalam lift gedung 15 tingkat dengan tak acuh orang goblok merokok,<br />
di ruang sidang ber-AC penuh, dengan cueknya, pakai dasi, orang-orang goblok merokok,<br />
Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na&#8217;im sangat ramah bagi orang perokok,<br />
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,<br />
Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,</p>
<p class="MsoNormal">Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh, duduk sejumlah ulama terhormat merujuk kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.<br />
Mereka ulama ahli hisap. Haasaba, yuhaasibu, hisaaban. Bukan ahli hisab ilmu falak, tapi ahli hisap rokok.<br />
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka terselip berhala-berhala kecil, sembilan senti panjangnya, putih warnanya, ke mana-mana dibawa dengan setia, satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,<br />
Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang, tampak kebanyakan mereka memegang rokok dengan tangan kanan, cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri. Inikah gerangan pertanda yang terbanyak kelompok ashabul yamiin dan yang sedikit golongan<br />
ashabus syimaal?</p>
<p class="MsoNormal">Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.<br />
Mamnu&#8217;ut tadkhiin, ya ustadz.<br />
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.<br />
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.<br />
Haadzihi al ghurfati malii&#8217;atun bi mukayyafi al hawwa&#8217;i.<br />
Kalau tak tahan, di luar itu sajalah merokok.<br />
Laa taqtuluu anfusakum.<br />
Min fadhlik, ya ustadz.<br />
25 penyakit ada dalam khamr.<br />
Khamr diharamkan.<br />
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).<br />
Daging khinzir diharamkan.<br />
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.<br />
Patutnya rokok diapakan?</p>
<p class="MsoNormal">Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.<br />
Wa yuharrimu &#8216;alayhimul khabaaith.<br />
Mohon ini direnungkan tenang-tenang, karena pada zaman Rasulullah dahulu, sudah ada alkohol, sudah ada babi, tapi belum ada rokok.<br />
Jadi ini PR untuk para ulama.<br />
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok, lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan, jangan, para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.<br />
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu, yaitu ujung rokok mereka.<br />
Kini mereka berfikir.<br />
Biarkan mereka berfikir.<br />
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap, dan ada yang mulai terbatuk-batuk,</p>
<p class="MsoNormal">Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,<br />
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.<br />
Korban penyakit rokok lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,<br />
lebih gawat ketimbang bencana banjir, gempa bumi dan longsor, cuma setingkat di bawah korban narkoba,<br />
Pada saat sajak ini dibacakan,<br />
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita, jutaan jumlahnya,<br />
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,<br />
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,<br />
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,</p>
<p class="MsoNormal">Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,<br />
tidak perlu ruku&#8217; dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,<br />
karena orang akan khusyuk dan fana dalam nikmat lewat upacara menyalakan api dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,<br />
Rabbana, beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">(puisi oleh M. Taufik Ismail)</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><a href="http://masoki.files.wordpress.com/2008/07/new-picture1.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-36" src="http://masoki.files.wordpress.com/2008/07/new-picture1.png?w=556&#038;h=282" alt="" width="556" height="282" /></a></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/masoki.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/masoki.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/masoki.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/masoki.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/masoki.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/masoki.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/masoki.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/masoki.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/masoki.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/masoki.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/masoki.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/masoki.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/masoki.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/masoki.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/masoki.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/masoki.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=34&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://masoki.wordpress.com/2008/07/29/tuhan-9-cm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/933739b9fa7445a25fa841ff144ca5b1?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Oky</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://masoki.files.wordpress.com/2008/07/new-picture1.png?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>PEMUDA HARAPAN</title>
		<link>http://masoki.wordpress.com/2008/05/05/pemuda-harapan/</link>
		<comments>http://masoki.wordpress.com/2008/05/05/pemuda-harapan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 07:22:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oky Marzuki</dc:creator>
				<category><![CDATA[Katagori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masoki.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Pemuda memang memegang peranan penting dalam hampir setiap perjuangan meraih sebuah cita-cita besar. Revolusi Perancis yang menumbangkan kekuasaan monarki digerakkan oleh para pemuda-pemudi. Perjuangan pro demokrasi di RRC dan Burma juga digerakkan oleh pemuda dan pemudi. Medan Tiananmen di Beijing, Cina telah menjadi saksi bagaimana keberanian pemuda-pemudi menyongsong desingan peluru demi cita-cita demokrasi yang didambakannya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=31&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masoki.files.wordpress.com/2008/05/pemuda-tiananmen.jpg"><img class="alignleft alignnone size-medium wp-image-32" style="float:left;" src="http://masoki.files.wordpress.com/2008/05/pemuda-tiananmen.jpg?w=295&#038;h=200" alt="" width="295" height="200" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Pemuda memang memegang peranan penting dalam hampir setiap perjuangan meraih sebuah cita-cita besar. Revolusi Perancis yang menumbangkan kekuasaan monarki digerakkan oleh para pemuda-pemudi. Perjuangan pro demokrasi di RRC dan Burma juga digerakkan oleh pemuda dan pemudi. Medan Tiananmen di Beijing, Cina telah menjadi saksi bagaimana keberanian pemuda-pemudi menyongsong desingan peluru demi cita-cita demokrasi yang didambakannya<span id="more-31"></span>. Bahkan foto yang merekam keberanian seorang pemuda pro-demokrasi menyongsong iringan mobil anti peluru menjadi foto jurnalistik terbaik ketika itu. Para pengikut setia Lenin dan Stalin diawal kemenangan komunis di Rusia kebanyakannya adalah para pemuda. Pemuda Michail Gorbachev ketika berusia 18 tahun menulis, Lenin adalah ayahku, guruku dan Tuhanku.</p>
<p style="text-align:justify;">Sejarah luhur bangsa ini pun telah mencatat , bahwa dari organisasi persatuan kepemudaan yang aktif mengambil bagian dari deklarasi sumpah pemuda itu ialah Yong Islamiten Bond, Yong Yava, Yong Sumatra, Yong Ambon dan lainnya, merekalah yang sejak awal perjuangan membangun bangsa dan menyatakan visi dan model bangsa dan negara Indonesia ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu juga dalam sejarah Islam, pemuda-pemudi memegang peranan penting. Para Nabi dan Rasul yang diutus Allah untuk menyampaikan ajaran agama Allah terpilih dari kalangan pemuda yang rata-rata berusia 30-40 tahun. Berkata Ibnu Abbas ra, &#8220;Tidak ada seorang Nabi pun yang diutus Allah melainkan ia (dipilih) dari kalangan pemuda saja 30 &#8211; 40 tahun . (Tafsir Ibn Katsir  III / 63.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam Al-quran terdapat banyak kisah pemuda dalam menegakkan kebenaran. Ada pemuda Ashabul Kahfi, Musa, Yusuf dan sebagainya. Renungkanlah kisah bagaimana keberanian seorang pemuda yaitu Nabi Ibrahim yang kisahnya terdapat dalam surah Al Anbiya ayat 60 Mereka berkata: &#8220;Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim&#8221; Ibrahim memang sangat menentang keras kebiasaan kaumnya yang menyembah sesuatu selain Allah. Dalam Asy Syu&#8217;ara ayat 72 &#8211; 74, diceritakan bagaimana Ibrahim berdebat mengenai cara kaumnya berpikir. Berkata Ibrahim: &#8220;Apakah berhala-berhala itu mendengar (do&#8217;a)mu sewaktu kamu berdo&#8217;a (kepadanya)?&#8221; atau (dapatkah) mereka memberi manfa&#8217;at kepadamu atau memberi mudharat? Mereka menjawab: &#8220;(Bukan karena itu) sebenarnya kami mendapati nenek moyang kami berbuat demikian&#8221;. Jelaslah bahwa mereka menyembah berhala-berhala itu karena taqlid (ikut-ikutan) buta semata-mata, tanpa Ilmu.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka saya tidak heran jika saat ini penghancuran peradaban dalam masyarakat Indonesia oleh Barat dimulai dari meninabobokan pemuda-pemudi Indonesia dengan kesenangan semu yang berlebihan dan perusakan moral para pemudanya. Saya melihat amat sedikit sekali pemuda yang memegang teguh ideologinya demi agama dan bangsanya, kebanyakan mereka terbuai dengan sedikit kesenangan dan kebebasan tanpa merasa ditekan untuk berpikir memajukan masyarakatnya. Mereka lemah tak berdaya, terbuai dan sedikit sekali berpikir dan bertindak untuk perubahan. Kalau hanya itu yang bisa mereka lakukan untuk hidupnya, jangan pernah bermimpi lagi untuk membangun peradaban yang baik dimasa yang akan datang.</p>
<p style="text-align:justify;">Marilah Pemuda Indonesia kita melakukan Revolusi bersama-sama dengan cara berpikir yang lebih baik lagi, mari tinggalkan permainan-permainan itu, tanggalkan baju-baju keinginan pada sesuatu yang tidak bermanfaat, tanamlah pohon yang kelak akan tumbuh besar dan rindang dengan buah yang manis, bersihkan sampah-sampah disekitar kita lalu cegah mereka untuk tidak mengotorinya lagi.</p>
<p>Dikutip dari &#8220;Majalah Ghoib&#8221; Edisi 54 Th. 3 Desember 2005</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/masoki.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/masoki.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/masoki.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/masoki.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/masoki.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/masoki.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/masoki.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/masoki.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/masoki.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/masoki.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/masoki.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/masoki.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/masoki.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/masoki.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/masoki.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/masoki.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=31&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://masoki.wordpress.com/2008/05/05/pemuda-harapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/933739b9fa7445a25fa841ff144ca5b1?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Oky</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://masoki.files.wordpress.com/2008/05/pemuda-tiananmen.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>TAK PERNAH MATI</title>
		<link>http://masoki.wordpress.com/2008/04/18/tak-pernah-mati/</link>
		<comments>http://masoki.wordpress.com/2008/04/18/tak-pernah-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2008 04:11:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oky Marzuki</dc:creator>
				<category><![CDATA[Katagori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masoki.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Aku sering diancam Juga teror mencekam Aku bisa dibuat menderita Aku bisa dibuat tak bernyawa Dikursilistrikkan ataupun ditikam Ku bisa tenggelam di lautan Aku bisa diracun di udara Aku bisa terbunuh di trotoar jalan Tapi aku tak pernah mati Tak akan berhenti (diambil dari lagu &#8220;di udara&#8221; oleh ERK) Saya mengenal beberapa orang yang dibunuh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=19&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masoki.files.wordpress.com/2008/04/munir.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-24" src="http://masoki.files.wordpress.com/2008/04/munir.jpg?w=156&#038;h=147" alt="" width="156" height="147" /></a><a href="http://masoki.files.wordpress.com/2008/04/sayyid-quthb.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-25" src="http://masoki.files.wordpress.com/2008/04/sayyid-quthb.jpg?w=157&#038;h=147" alt="" width="157" height="147" /></a><a href="http://masoki.files.wordpress.com/2008/04/malcolm-x3.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-23" src="http://masoki.files.wordpress.com/2008/04/malcolm-x3.jpg?w=139&#038;h=148" alt="" width="139" height="148" /></a></p>
<p><span style="font-style:italic;">Aku sering diancam</span><br />
<span style="font-style:italic;">Juga teror mencekam</span></p>
<p><span style="font-style:italic;">Aku bisa dibuat menderita</span><br />
<span style="font-style:italic;">Aku bisa dibuat tak bernyawa</span><br />
<span style="font-style:italic;">Dikursilistrikkan ataupun ditikam</span><a href="http://masoki.files.wordpress.com/2008/04/malcolm-x3.jpg"><span id="more-19"></span></a></p>
<p><span style="font-style:italic;">Ku bisa tenggelam di lautan</span><br />
<span style="font-style:italic;">Aku bisa diracun di udara</span><br />
<span style="font-style:italic;">Aku bisa terbunuh di trotoar jalan</span></p>
<p><span style="font-style:italic;">Tapi aku tak per</span><span style="font-style:italic;">nah mati</span><br />
<span style="font-style:italic;">Tak akan berhenti</span></p>
<p>(diambil dari lagu &#8220;di udara&#8221; oleh ERK)</p>
<p>Saya mengenal beberapa orang yang dibunuh karena memperjuangkan keyakinannya, pemikiran-pemikirannya, idealismenya, serta impiannya. Mereka sungguh luar biasa dalam perjuangannya. Ancaman, siksaan dan perlakuan-perlakuan buruk adalah hal yang biasa mereka terima ketika hidup, mereka sudah tidak peduli, bagi mereka kebenaran yang mereka yakini harus dikabarkan, ditegakkan  dan orang-orang harus diberitahu.</p>
<p>Hidup mereka berakhir dengan diracun, ditembak, dipancung, ditikam dan perlakuan-perlakuan keji lainnya oleh musuh-musuhnya. Menurut saya perjuangan mereka tak pernah mati, darah mereka telah menerangi, suara-suara mereka menggaung membahana menghujam hati-hati nurani manusia.</p>
<p>Banyak orang yang menganggap mereka pahlawan dan mereka terus hidup dihatinya, dikenang dan meneruskan perjuangan mereka, mereka telah menjadi inspirasi bagi manusia lain.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/masoki.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/masoki.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/masoki.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/masoki.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/masoki.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/masoki.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/masoki.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/masoki.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/masoki.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/masoki.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/masoki.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/masoki.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/masoki.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/masoki.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/masoki.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/masoki.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=19&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://masoki.wordpress.com/2008/04/18/tak-pernah-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/933739b9fa7445a25fa841ff144ca5b1?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Oky</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://masoki.files.wordpress.com/2008/04/munir.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://masoki.files.wordpress.com/2008/04/sayyid-quthb.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://masoki.files.wordpress.com/2008/04/malcolm-x3.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>ANTI SINETRON</title>
		<link>http://masoki.wordpress.com/2008/04/16/mereka-coba-cuci-otak-saya/</link>
		<comments>http://masoki.wordpress.com/2008/04/16/mereka-coba-cuci-otak-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2008 04:36:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oky Marzuki</dc:creator>
				<category><![CDATA[Katagori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masoki.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Hey Punjabi, tak ada akal pun jadi, Mengapa kau buat film-film seperti ini, Demi uang kau jual harga diri, Mending kau jualan nasi di pinggir kali, Lebih menarik, lebih bergengsi ( lirik dari lagu &#8220;anti sinetron&#8221; oleh CCCC) Saya sangat setuju dengan lagu anti sinetron dari Commit Compile Condemn Counteract (CCCC) diatas, karena memang yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=17&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#000000;"><em>Hey  Punjabi, tak ada akal pun jadi,<br />
Mengapa kau buat film-film seperti ini,<br />
Demi uang kau jual harga diri,<br />
Mending kau jualan nasi di pinggir kali,<br />
Lebih menarik, lebih bergengs</em></span><span style="color:#000000;"><em>i<span id="more-17"></span></em></span> <span style="color:#000000;"> </span>( lirik dari lagu &#8220;anti sinetron&#8221; oleh CCCC)</p>
<p>Saya sangat setuju dengan lagu anti sinetron dari Commit Compile Condemn Counteract (CCCC) diatas, karena memang yang terjadi pada dunia pertelevisian dan perfilman di Indonesia ini begitu memprihatinkan. Insan-insan perfilman nasionalpun sekarang  seperti kaget (norak) dengan kebebasan ekspresi &#8220;syahwat merdeka&#8221;nya, sehingga banyak diantaranya yang tidak dapat membuat karya-karya yang sedikit bermutu minimal tidak ada unsur pornografi, kekerasan dan mistis, bahkan beberapa waktu lalu mereka beramai-ramai  berdemo untuk membubarkan Lembaga Sensor Film di Indonesia.</p>
<p><strong>Definisi  pornografi</strong><br />
Definisi memang sangat penting, itu sebabnya Ibnu Sina pernah berkomentar: “Tanpa definisi, kita tak akan pernah bisa sampai kepada konsep.” Karena itu, definisi, menurut filsuf Iran itu, sama pentingnya dengan silogisme (logika berpikir yang benar) bagi setiap proposisi (dalil atau pernyataan) yang kita buat.</p>
<p>Dalam <em>Kamus Besar Bahasa  Indonesia</em>, dinyatakan bahwa pornografi adalah penggambaran tingkah laku secara erotis dengan lukisan atau tulisan untuk membangkitkan nafsu berahi; atau bahan bacaan yang dengan sengaja dan semata-mata dirancang untuk membangkitkan nafsu berahi dalam seks.</p>
<p>Dalam <em>Microsoft Encarta Dictionary Tools</em>,  pornografi didefinisikan sebagai <em>sexually explicit material: films, magazines, writings, photographs, or other materials that are sexually explicit and intended to cause sexual arousal</em>. Pornografi adalah penggambaran secara tegas tentang seksual; bisa dalam film, majalah, tulisan, foto dan bahan lainnya yang bermaksud menimbulkan rangsangan seksual. Pornografi tidak ada hubungannya dengan kebebasan berekspresi dan seni. Karena sejatinya, estetika (seni) tetap harus berdampingan dengan etika.</p>
<p>Untuk memelihara diri dan membebaskan diri dari jeratan cuci otak lewat televisi secara teknis, cobalah lakukan mulai dari diri sendiri dan orang-orang terdekat kita: teman, keluarga. Tentu kita tidak mau diri dan lingkungan kita rusak karena racun pornografi, mistis dan kekerasan. Kapan dan di mana pun kita menemukan media yang berbau pornografi, mistis dan kekerasan jangan ragu-ragu untuk melenyapkannya. Jaga diri, jaga keluarga, dan teman-teman. Saling mengawasi dan mengingatkan bukan berarti ikut campur urusan orang, tapi kita menjaga diri dan lingkungan untuk menghindari kerusakan.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/masoki.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/masoki.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/masoki.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/masoki.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/masoki.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/masoki.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/masoki.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/masoki.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/masoki.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/masoki.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/masoki.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/masoki.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/masoki.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/masoki.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/masoki.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/masoki.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=17&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://masoki.wordpress.com/2008/04/16/mereka-coba-cuci-otak-saya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/933739b9fa7445a25fa841ff144ca5b1?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Oky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AL AQSHA</title>
		<link>http://masoki.wordpress.com/2008/04/11/al-aqsha/</link>
		<comments>http://masoki.wordpress.com/2008/04/11/al-aqsha/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 03:51:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oky Marzuki</dc:creator>
				<category><![CDATA[Katagori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masoki.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Masjid Al-Aqsha sudah ada jauh sebelum nabi Muhammad SAW lahir dan masjid Al-Aqsha sendiri disebut-sebut di dalam Al-Quran AL-Kariem. Bahkan meski dahulu digunakan sebagai tempat ibadah kaum yahudi dan nasrani, namun Allah SWT tetap menyebutnya sebagai masjid. Padahal saat itu risalah Islam yang dibawa oleh nabi Muhammad SAW belum sampai ke tanah Palestina. Saat itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=16&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masoki.files.wordpress.com/2008/09/800px-al_aqsa_moschee_2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-83" title="al aqsha" src="http://masoki.files.wordpress.com/2008/09/800px-al_aqsa_moschee_2.jpg?w=300&#038;h=196" alt="" width="300" height="196" /></a>Masjid Al-Aqsha sudah ada jauh sebelum nabi Muhammad SAW lahir dan masjid Al-Aqsha sendiri disebut-sebut di dalam Al-Quran AL-Kariem. Bahkan meski dahulu digunakan sebagai tempat ibadah kaum yahudi dan nasrani, namun Allah SWT tetap menyebutnya sebagai masjid. Padahal saat itu risalah Islam yang dibawa oleh nabi Muhammad SAW belum sampai ke tanah<span id="more-16"></span> Palestina. Saat itu yang disebut sebagai masjid Al-Aqsha belum lagi berfungsi sebagai tempat shalat umat Islam. Karena risalah Islam masih kecambah yang baru diturunkan di Makkah.</p>
<p><em>Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.</em> ( Al Israa&#8217; ayat 1)<strong></strong></p>
<p><strong>Al-Aqsha dan Sekitarnya adalah Tanah yang Diberkahi</strong></p>
<p>Pada ayat di atas kita dapati ketetapan Allah SWT bahwa masjid Al-Aqsha dan tanah di sekitarnya adalah tanah yang diberkahi. Boleh dibilang sebuah situs suci di atas muka bumi yang wajib dijaga kesuciannya oleh umat Islam.</p>
<p>Masjid Al-Aqsha tidak boleh dikotori apalagi sampai dirusak oleh tangan-tangan kotor Israel sang penjajah durjana. Saat ini mereka sedang melakukannya di depan mata dunia. Kalau dunia diam saja itu karena dunia takut pada Israel yang kuku-kukunya tertancap di leher setiap insan.</p>
<p>Namun umat Islam yang hidup di bawah naungan Quran dan bersama sejarah gemilangnya, tidak pernah takut apalagi gentar menghadapi yahudi <em>laknatullahi &#8216;alaihim</em>. Maka perlawanan atas agresi Israel tidak pernah berhenti sampai yahudi hengkang dari tanah suci umat Islam itu.</p>
<p><strong>Al-Aqsha Adalah Masjid Pertama Setelah Al-Haram Makkah</strong></p>
<p>Disebutkan di dalam hadits shahih bahwa masjid Al-Aqsha itu termasuk masjid-masjid yang paling bersejarah bagi umat Islam. Dibangun di masa paling awal dalam kehidupan manusia. Tepatnya hanya berjarak 40 tahun saja setelah masjid Al-Haram di Makkah dibangun.</p>
<p><em>Dari Abu Dzar ra berkata, &#8220;Aku bertanya kepada Rasulullah SAW: Masjid apakah yang pertama kali didirikan di atas permukaan bumi?&#8221; Beliau menjawab, &#8220;Masjid Al-Haram.&#8221; Aku bertanya lagi, &#8220;Lalu masjid apa?&#8221; &#8220;Masjid Al-Aqsha&#8221;, jawabnya. &#8220;Berapa jarak waktu antara keduanya?&#8221;, tanyaku lagi. Beliau menjawab, &#8220;40 tahun.&#8221;</em> (HR Bukhari)</p>
<p>Dalam riwayat lainnya disebutkan bahwa masjid Al-Haram Makkah dibangun jauh sebelum diciptakannya Adam dan Hawwa. Kalau begitu, berarti masjid Al-Aqsha ini adalah masjid tertua di dunia setelah masjid Al-Haram.</p>
<p>Tentu saja sebagai salah satu dari dua masjid tertua, masjid Al-Aqsha punya nilai tersendiri di hati kaum muslimin. Maka wajar bila umat Islam sedunia marah kalau peninggalan ini dirusak begitu saja oleh penjajah Israel yang tidak berperadaban itu.</p>
<p><strong>Al-Aqsha: Kiblat Pertama Umat Islam</strong></p>
<p>Yang lebih menarik lagi, masjid Al-Aqsha juga dijadikan oleh Allah SWT sebagai kiblat buat umat Islam sejak perintah shalat diberlakukan. Rasulullah SAW bersama para shahabat shalat menghadap ke masjid Al-Aqsha selama beberapa waktu lamany, sebelum kemudian dipindahkan ke arah ka&#8217;bah.</p>
<p>Bahkan di kota Madinah ada sebuah masjid bernama masjid Qiblatain. Artinya masjid yang punya dua kiblat. Sebab konon di sinilah dahulu orang-orang berpindah kiblat dari masjid Al-Aqsha di Palestina ke Ka&#8217;bah di Makkah.</p>
<p>Jadi kenapa sekarang ini kita sangat peduli pada masjid Al-Aqsha, salah satunya karena masjid itu adalah kiblat kita pertama kali sebelum dipindah ke Makkah. Tempat itu punya hati tersendiri di hati umat Islam dan telah menjadi bagian sejarah syariah yang tak akan terlupakan.</p>
<p>Kalau ada tangan berdarah yang berupaya menghancurkannya, tentu saja umat Islam akan bangkit dari seluruh dunia untuk menghentikannya. Bahkan bukan sekedar menghentikanya, tapi mengusir yahudi dari bumi Palestina.</p>
<p><strong>Al-Aqsha adalah Masjid Para Nabi</strong></p>
<p>Selain itu, hubungan seorang muslim dengan masjid Al-Aqsha adalah hubungan historis. Di mana para nabi dan rasul dahulu hidup dan tinggal di seputar masjid tersebut.</p>
<p>Misalnya nabi Sulaiman dan ayahandanya, nabi Daud &#8216;alaihimassalam. Demikian juga masjid itu adalah tempat nabi Ibrahim, sehingga sekarang ini ada tempat yang disebut dengan Al-Khalil Hebron. Nabi Musa dan nabi Isa &#8216;alaihissalam juga tidak bisa lepas sejarahnya dari masjid itu.</p>
<p>Dan umat Islam lebih berhak untuk bernabi kepada para nabi itu ketimbang orang-orang yang mengaku sebagai keturunan yahudi. Sebab Allah SWT telah menyebutkan bahwa meski secara nasab, orang-orang yahudi dan nasrani memang keturunan dari para nabi di atas, namun secara ideologis umat Islam adalah para pewaris sah mereka.</p>
<p>Sebab nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir dari serangkaian para nabi yang telah diutus sebelumnya. Agama Islam lebih berhak untuk menjaga peninggalan para nabi dari pada orang-orang yahudi dan nasrani.</p>
<p><strong>Umat Islam Sangat Dianjurkan Berkunjung ke Masjid Al-Aqsha</strong></p>
<p>Di dalam kitab tershahih kedua dan ketiga di dunia setelah Al-Quran, yaitu shahih Bukhari dan Shahih Muslim, disebutkan perintah dan anjuran bagi umat Islam sedunia untuk mengunjungi masjid itu. Tentunya juga masjid Al-Haram Makkah dan masjid Nabawi di Madinah.</p>
<p>لا تشد الرحال إلا إلى ثلاثة مساجد مسجد الحرام ومسجد الأقصى ومسجدي</p>
<p><em>Tidaklah diupayakan untuk berkunjung kecuali kepada tiga masjid: Masjid Al-Haram, Masjid Al-Aqsha dan masjidku ini (Nabawi). </em>(HR Bukhari dan Muslim)</p>
<p>Kalau sekarang ini ada penjahat yang merusak dan ingin merobohkan masjid itu, tentu saja harus ditentang dan dilawan. Sebab buat umat Islam, sekedar berkunjung ke sana sudah merupakan ibadah tersendiri.</p>
<p>Masjid Al-Aqsha bukan sekedar masjid biasa, melainkan sebuah masjid yang kita secara khusus diperintahkan untuk mendatanginya. Maka perusakan dalam bentuk apapun terhadap masjid adalah urusan hidup dan mati buat umat Islam. Tidak bisa kita diam saja, acuh tak acuh, atau malah secara sinis mengejek saudara kita yang berjuang mempertahankan masjid ini. Sungguh sikap yang sangat bodoh dan kurang ajar, yang lahir dari sikap masa bodoh yang akut.</p>
<p>Tapi kami tidak menyalahkan sikap sebagian umat Islam yang begitu. Wajar sekali mereka bersikap demikian, karena sejak TK hingga Perguruan tinggi, kurikulum pendidikan mereka memang dibuat oleh yahudi. Mulai dari materi kurikulum sejarah sampai sains. Akhirnya yang dihasilkan adalah generasi umat Islam yang secara fikrah sudah terkena erosi <em>al-ghazwul fikri </em>sesat.</p>
<p><strong>Umat Islam Diperintahkan untuk Shalat di Masjid Al-Aqsha</strong></p>
<p>Secara khusus ada perintah dari nabi Muhammad SAW buat umat Islam untuk melakukan shalat di masjid Al-Aqsha. Bahkan sebelum mi&#8217;raj naik ke langit, beliau SAW pun melakukan shalat terlebih dahulu di masjid itu.</p>
<p>Padahal kalau dipikir-pikir, ngapain harus mampir dulu jauh-jauh ke sana? Mengapa beliau tidak langsung mengorbit ke langit dari Makkah?</p>
<p>Rupanya di sinilah letak nilai masjid Al-Aqsha dalam agama kita. Ternyata kita memang diperintahkan untuk melakukan shalat di dalamnya. Tentunya bila kita mampu dan punya cukup dana.</p>
<p>عن ميمونة مولاة النبي قالت: يا نبي الله أفتنا في بيت المقدس فقال: أرض المنشر والمحشر ائتوه فصلوا فيه</p>
<p><em>Dari Maimunah maula Nabi SAW berkata, &#8220;Wahai Nabiyallah, beri kami fatwa tentang Baitil Maqdis.&#8221; Beliau menjawab, &#8220;Baitul Maqdis adalah tanah mansyar dan mahsyar. Datangilah dan shalatlah di sana.&#8221;</em> (HR Ahmad 6/463 dan Ibnu Majah 1/429)</p>
<p>Kalau masjid ini dirusak atau dirobohkan yahudi, maka umat Islam harus menghalangi. Sebab umat Islam diperintahkan untuk shalat di sana oleh nabinya.</p>
<p><strong>Fakta Sejarah: Al-Aqsha milik Umat Islam</strong></p>
<p>Belum lagi kalau kita lihat sejarah. Masjid Al-Aqsha ini sepanjang sejarah telah menjadi milik umat Islam. Dikelola dan dimakmurkan oleh umat Islam. Tidak kurang dari 15 abad lamanya. Terhitung sejak diserahkannya kunci Baitul Maqdis secara resmi oleh pemimpin tertinggi agama nasrani saat itu kepada khalifah yang agung, Umar binAl-Khattab <em>radhiyallahu &#8216;anhu</em>. Kejadian itu pada tahun ke-15 hijriyah, atau 5 tahun setelah wafatnya nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Sejak saat itu hingga abad 20 ini, masjid Al-Aqsha milik umat Islam 100%. Diakui secara de Facto dan de Jure. Adapun penjahat perang Yahudi baru kemarin sore ( tahun 1948 ) merebutnya dari tangan umat Islam yang sedang lengah.</p>
<p>Oleh : Ahmad Sarwat LC</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/masoki.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/masoki.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/masoki.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/masoki.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/masoki.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/masoki.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/masoki.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/masoki.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/masoki.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/masoki.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/masoki.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/masoki.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/masoki.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/masoki.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/masoki.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/masoki.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=16&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://masoki.wordpress.com/2008/04/11/al-aqsha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/933739b9fa7445a25fa841ff144ca5b1?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Oky</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://masoki.files.wordpress.com/2008/09/800px-al_aqsa_moschee_2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">al aqsha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BELANJA TERUS SAMPAI MATI</title>
		<link>http://masoki.wordpress.com/2008/04/10/belanja-terus-sampai-mati/</link>
		<comments>http://masoki.wordpress.com/2008/04/10/belanja-terus-sampai-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 09:41:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oky Marzuki</dc:creator>
				<category><![CDATA[Katagori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masoki.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Tampaknya manusia hampir tidak pernah tidak berbelanja dalam hidupnya, baik itu untuk sekedar memenuhi kebutuhan seperti makanan dan pakaian maupun sebagai sekedar hiburan dan pemuasan diri belaka. Walaupun terkadang kita tersadar bahwa kita tidak akan pernah terpuaskan sampai malaikat maut menjemput, tetapi keinginan untuk pemuasan diri menjadikan kita akan tetap melupakan bahwa kita telah sering [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=15&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tampaknya manusia hampir tidak pernah tidak berbelanja dalam hidupnya, baik itu untuk sekedar memenuhi kebutuhan seperti makanan dan pakaian maupun sebagai sekedar hiburan dan pemuasan diri belaka. Walaupun terkadang kita tersadar bahwa kita tidak akan pernah terpuaskan sampai malaikat maut menjemput, tetapi keinginan untuk pemuasan diri menjadikan kita akan tetap melupakan bahwa kita telah sering terjebak dalam kebutuhan-kebutuhan kita sendiri.</p>
<p>Berbelanja tentu saja merupakan suatu kewajaran karena manusia tentu saja memiliki berbagai kebutuhan, dan semua manusia juga sepakat bahwa setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda<span id="more-15"></span>. Namun semua juga sepakat bahwa kebutuhan akan makanan dan pakaian merupakan kebutuhan primer yang setiap manusia seharusnya berhak memilikinya.</p>
<p>Sebab-sebab orang berbelanja menurut Edward M. Tauber dalam &#8220;Why do People Shop&#8221; di Journal of Martketing 36, Oktober 1972 paling tidak dipengaruhi oleh 2 motif :</p>
<p>1. MOTIF PRIBADI</p>
<ul>
<li>Peran yang diharapkan dan diterima dalam masyarakat ; ibu rumah tangga, suami atau mahasiswa</li>
<li>Sebagai Hiburan</li>
<li>Sebagai Pemuasan Diri</li>
<li>Belajar tentang trend baru, gerakan dan simbol yang mendukung mereka</li>
<li>Sebagai Aktivitas Fisik</li>
<li>Stimulasi Indra</li>
</ul>
<p>2. MOTIF SOSIAL</p>
<ul>
<li>Sebagai pengalaman sosial di luar rumah</li>
<li>Sebagai ajang komunikasi dengan orang lain yang memiliki minat sama</li>
<li>Daya tarik suatu kelompok rujukan atau perkumpulan</li>
<li>Status dan otoritas yang memberikan efek menarik perhatian dan respek atau untuk sekedar ingin dilayani</li>
<li>Kesenangan dalam tawar-menawar</li>
</ul>
<p>Sangat disayangkan kenyataannya terdapat manusia yang sibuk berbelanja dengan cara yang buruk; yaitu mereka yang sibuk berbelanja hal yang sangat jauh dari kebutuhan primer maupun sekunder sambil melupakan orang-orang yang gigih berjuang setiap hari tetapi tetap kesulitan untuk mendapatkan makanan,  mereka yang berbelanja hal-hal yang sebenarnya tidak penting tapi tidak peduli dengan saudaranya yang hampir mati kelaparan, mereka yang royal menghabiskan uang-uangnya untuk sekedar hiburan tapi tidak tahu menahu jika tetangganya adalah orang yang malu untuk meminta-minta hingga mereka mati kelaparan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kesibukan yang satu ini terkadang membuat orang menjadi lupa akan hal-hal lain yang bersifat sosial, padahal Rasul telah mewanti-wanti tentang ketidakakanpernahpuasan manusia itu terhadap kebutuhannya :</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Seandainya anak cucu Adam mempunyai dua lembah harta, tentu ia masih menginginkan yang ketiga. Padahal yang memenuhi perut anak cucu Adam hanyalah tanah (kematian) (HR Muslim)</p>
</blockquote>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/masoki.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/masoki.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/masoki.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/masoki.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/masoki.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/masoki.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/masoki.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/masoki.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/masoki.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/masoki.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/masoki.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/masoki.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/masoki.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/masoki.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/masoki.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/masoki.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=15&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://masoki.wordpress.com/2008/04/10/belanja-terus-sampai-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/933739b9fa7445a25fa841ff144ca5b1?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Oky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ISLAM MELAWAN TERORISME</title>
		<link>http://masoki.wordpress.com/2008/04/08/islam-melawan-terorisme/</link>
		<comments>http://masoki.wordpress.com/2008/04/08/islam-melawan-terorisme/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 10:49:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oky Marzuki</dc:creator>
				<category><![CDATA[Katagori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masoki.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Untuk melihat bagaimana Islam meninjau terorisme, berikut wawancara beberapa waktu yang lalu antara Dr. Muchlish M. Hanafi, Manajer Program PSQ, dengan Dr. ‘Abd al-Hayy al-Farmâwî (HF), Guru Besar Jurusan Tafsir dan Ulum al-Quran, serta Dekan Fakultas Ushul al-Dîn, Universitas al-Azhâr, Cairo. Aksi-aksi terorisme pernah mengguncang Indonesia. Banyak tudingan bahwa aksi terorisme ini direncanakan, dilakukan dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=12&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masoki.files.wordpress.com/2008/04/"><img class="alignleft alignnone size-medium wp-image-14" style="float:left;" src="http://masoki.files.wordpress.com/2008/04/dispatch3_jama_masjid_.jpg?w=262&#038;h=176" alt="" width="262" height="176" /></a> <strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;text-align:justify;"><span style="color:black;">Untuk melihat bagaimana Islam meninjau terorisme, berikut wawancara beberapa waktu yang lalu antara Dr. Muchlish M. Hanafi, Manajer Program PS</span><span style="color:black;">Q, dengan Dr. ‘Abd al-Hayy al-Farmâwî (HF), Guru Besar Jurusan Tafsir dan Ulum al-Quran, serta Dekan Fakultas Ushul al-Dîn, Universitas al-Azhâr, Cairo.</span><span id="more-12"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;text-align:justify;"><span style="color:black;">Aksi-aksi terorisme pernah mengguncang Indonesia. Banyak tudingan bahwa aksi terorisme ini direncanakan, dilakukan dan didalangi oleh orang Islam, tentu dengan pemahaman ke-Islam-annya sendiri. Opini publik pun tidak seragam. Aksi-aksi terorisme mendapat kecaman keras dan ‘sambutan’ sekaligus, yang dilengkapi dengan berbagai argumentasi. Kalangan Islam pun demikian. Ada yang menolak keras, ada yang hanya menyesali, tetapi ada juga yang mendukung, tentu dengan pemahaman mereka masing-masing terhadap ajaran Islam. Untuk melihat bagaimana Islam meninjau terorisme, berikut wawancara responden PSQ di Cairo, Sdr. Muchlish M. Hanafi, (MH) yang saat itu sedang dalam tahap akhir penyelesaian program S3-nya di bidang Tafsir di Universitas al-Azhâr Cairo – sekarang sudah menyemat gelar Doktor dan dipercaya menjadi Manajer Program PSQ &#8212; dengan Dr. ‘Abd al-Hayy al-Farmâwî (HF), Guru Besar Jurusan Tafsir dan Ulum al-Quran, serta Dekan Fakultas Ushul al-Dîn, Universitas al-Azhâr, Cairo.</span><em></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">MH :<em> Tuduhan terorisme yang secara periodik dan beruntun dialamatkan kepada Islam dan umatnya, seakan-akan berbanding lurus dengan era kebangkitan umat Islam, Menurut Anda adakah keterkaitan antara kedua fenomena ini?</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">HF : Menurut saya, keberagamaan bukanlah faktor utama munculnya terorisme. Saya juga tidak melihat solusi mujarab pembasmian terorisme dunia dengan membungkam sumber-sumber agama, seperti yang dilakukan beberapa negara. Islam sangat menolak, mengharamkan dan menganggap kriminal segala bentuk anarkisme, perusakan dan penganiayaan, meski semua itu ditujukan untuk kepentingan atau kemaslahatan Islam sekalipun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">MH :<em> Jadi anda menolak aksi terorisme yang sasarannya adalah fasilitas dan sarana umum dengan klaim melawan musuh-musuh kafir sebagai manifestasi “perang suci”?</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">HF : Ya, saya menolak aksi-aksi semacam ini, karena telah memberi gambaran buruk dan merusak tatanan beragama dan bernegara, bertentangan dengan rasionalitas dan materialitas, juga membunuh hak-hak individu dan umum. Semuanya negatif dan sama sekali tidak positif; meruntuhkan dan tidak membangun, menakutkan dan tidak memberi ketenangan, merusak dan tidak memperbaiki, merugikan dan tidak bermanfaat. Jelas itu sangat tidak pantas diagendakan dalam jangka pendek maupun jangka panjang perjuangan Islam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">MH :<em> Memberi definisi tepat pada kata &#8220;</em> <em>terorisme&#8221;</em> <em>kini menjadi salah satu kendala pembasmiannya. Beberapa negara bahkan sedang mengaksikan serangannya dalam konteks definisi yang mereka pahami, namun sesungguhnya berbeda dengan apa yang dipahami negara lain. Definisi apa yang paling tepat menurut anda ?</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">HF : Secara etimologis, “meneror” berarti membuat tegang dan takut seperti kata <em>&#8220;istarhabû-hum&#8221;</em> dalam Q.S. al-A‘râf [7]: 116. Kata ini kemudian ditafsirkan dengan <em>&#8220;arhabû-hum&#8221;</em> (meneror mereka), <em>khawwafû-hum</em> (membuat mereka takut) dan <em>&#8220;fazza‘uhum&#8221;</em> (membuat mereka terkejut). Para ahli memilih definisi epistemologis paling tepat sebagai berikut; sebuah aksi gerakan kekerasan terarah, material atau substansial, mengandung rasa benci kepada orang lain, dan memiliki bahkan merealisasikan tujuan tertentu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">MH :<em> Menurut Anda, apakah definisi ini tepat untuk perjuangan Palestina?</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">HF : Yang terjadi di sana (Palestina, red.) adalah perlawanan terhadap penjajah demi mengembalikan hak-hak yang telah dirampas. Perjuangan semacam ini legal dan dapat dibenarkan, yaitu pembelaan diri saat menghadapi serangan Israel yang bertubi dan kian meningkat. Dan hanya itulah satu-satunya senjata bangsa ini untuk mendapatkan hak miliknya kembali. Firman Allah SWT: <em>“Telah diizinkan (berperang) orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa menolong mereka. (yaitu) Orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: Tuhan kami hanyalah Allah..</em>” (Q.S. al-Hajj [22]: 39-40). PBB dalam hal ini sudah memberi pembenaran dan pengakuan sebagai bangsa. Hak-hak yang secara prinsip dimiliki oleh bangsa manapun di dunia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">MH :<em> Dalam kasus ini, para ahli menyepakati terjemahan yang tepat untuk kata “terorisme” dalam bahasa Arab adalah &#8220;al-irhâb&#8221;. Bagaimana al-Qur’ân memberi gambaran umum tentang kata itu?</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">HF : Kata itu disebutkan di dalam al-Qur’ân dengan beragam bentuknya sebanyak 80 kali. Beberapa di antaranya dalam surat-surat “<em>makkiyah</em>” dan yang lainnya “<em>madaniyah</em>”. Contoh dalam surat “<em>makkiyah</em>”: “<em>Ahli-ali sihir berkata: ”Hai Musa, kamukah yang akan melemparkan lebih dahulu, ataukah kami yang akan melemparkan?”. Musa menjawab: “Lemparkanlah.” Maka tatkala mereka melemparkan, mereka menyulap mata orang dan menjadikan orang banyak itu takut (istarhabû-hum). Mereka mendatangkan sihir yang besar (menakjubkan)”</em> (Q.S. al-A‘râf [7]: 116). Sementara itu, contoh dalam surat “<em>madaniyah</em>”: “<em>Dan persiapkanlah segala hal untuk menghadapi mereka sesuai dengan kekuatan kamu, dan dengan kuda-kuda yang ditambat untuk berperang. (Dengan itu semua) kamu dapat menggetarkan/menakuti/meneror musuh Allah dan musuhmu dan selain mereka. Kkamu tidak mengetahui mereka, tetapi Allah mengetahuinya&#8230;” </em>(Q.S. al-Anfâl [8]: 60.</span> <span style="color:black;">Ayat-ayat tersebut lebih cenderung mengancam dan membuat musuh takut agar timbul ketegangan/kegoncangan dalam diri mereka. Sementara manusia saat ini, dengan kecanggihan teknologi dan pengetahuannya &#8211;baik material maupun immaterial&#8211; sangat mudah mempublikasikan opini-opini menyerang dan berbagai pemikiran yang meneror tanpa menyentuh atau menyakiti fisik musuh secara langsung. Teror dalam pengertian ini adalah “wajib”, karena mensosialisasikan akidah dan pedoman, juga menjaga kehormatan dan kesucian Islam adalah wajib hukumnya. Ini semua tidak akan terwujud tanpa didukung oleh kemajuan potensi umat dalam berbagai bidang, di samping adanya ketakutan musuh untuk menyerang. Ini sesuai dengan pesan kaedah Ushul Fiqh: <em>&#8220;Mâ lâ yatimm al-wâjib illâ bi-hî fa-huwa wâjib&#8221;, </em>segala hal di mana suatu kewajiban tidak dapat terpenuhi dengan sesuatu itu, maka sesuatu itu wajib. Maka dari itu, memiliki kekuatan dan memanfaatkannya dalam kepentingan menakut-nakuti musuh adalah wajib. Tentu dengan syarat serangan itu tidak dilakukan secara langsung atau menyentuh fisik, kecuali jika mereka yang memang memulai serangan semacam itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">MH :<em> Berarti ada jenis terorisme positif dalam pengertian al-Qur’ân?</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">HF : Ya, dan itu jika menggunakan cara dan sarana yang membangun untuk meneror. Sedangkan cara-cara anarkis dan dekonstruktif tidak diakui sebagai teror positif dalam Islam, melainkan disebut dengan nama yang sebenarnya, lalu diharamkan dan dianggap kriminal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">MH :<em> Seperti apa sebutan-sebutan itu yang dikategorikan teror dalam pengertian negatif dan yang memanfaatkan cara-cara merusak sebagai sarana? </em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">HF : Sebutan-sebutan itu diantaranya, <em>pertama,</em> <em>al-baghy</em> (permusuhan) yang diharamkan Allah SWT. dalam: Q.S. al-Nahl [16]: 90; <em>“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebijakan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan (al-baghy). Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.”Kedua, al-thugyân</em> (kesewenang-wenangan/melampaui batas) yang dilarang Allah SWT. dalam Q.S. Hûd [11]: 112;<em> “Dan tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat bersama kamu dan janganlah kamu berlaku sewenang-wenang (lâ tathghaw). Sesungguhnya Ia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” </em>(QS. Hûd: 112). Ancam azab yang besar juga ditetapkan dalam firman-Nya:<em> “Sesungguhnya di neraka Jahannam itu, terdapat tempat pengintai, dan menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang berlaku sewenang-wenang (al-thâghîn)</em>” (Q.S. al-Naba’ [78]: 21-22). <em>Ketiga, al-zhulm</em> (kezaliman). Janji Allah kepada orang-orang zalim sudah disebutkan dalam firman-Nya:<em> “Dan barangsiapa di antara kamu yang berbuat zalim (yazhlim), niscaya Kami akan rasakan kepadanya azab yang besar.</em>” (Q.S. al-Furqân [25]: 19). <em>Keempat, al-i‘tidâ’</em> (melampaui batas) yang diharamkan Allah SWT., baik dalam bentuk fisik sebagaimana firman dalam Q.S. al-Baqarah [2]: 190;<em> “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas (wa lâ ta‘tadû) , karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas (al-mu‘tadîn),” </em>atau yang berbentuk maknawi seperti dalam Q.S. al-Mâ’idah [5]: 87: “<em>Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengharamkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampai batas (wa lâ ta‘tadû). Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas (al-mu‘tadîn)”.</em> <em>Kelima, al-sariqah</em> (pencurian) sebagaimana firman Allah:<em> “Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan, dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”</em> (Q.S.<em> </em>al-Mâ’idah [5]: 38). <em>Keenam, al-qatl</em> (pembunuhan);<em> “Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara manusia semuanya..” </em>(Q.S. al-Ma’idah [5]: 32). Dalam ayat lain juga disebutkan: <em>“Dan barangsiapa membunuh orang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam. Ia kekal di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutuknya serta Allah menyediakan azab yang besar baginya” </em>(Q.S. al-Nisâ’ [4]: 93). <em>Ketujuh, al-harbah</em> (peperangan); <em>“Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi (yuhâribûn) Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, adalah bahwa mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka secara silang, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia, dan di Akhirat mereka mendapat siksaan yang besar. Kecuali orang-orang yang taubat (di antara mereka) sebelum kamu dapat menguasai (menangkap) mereka; maka ketahuilah bahwasanya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” </em>(Q.S.<em> </em>al-Mâ’idah [5]: 33-34).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;"><span style="color:black;">Tanpa mengecualikan alasan apapun, Islam jelas sekali telah mengharamkan semua cara dan sarana dekonstruktif yang menyulut kegelisahan di masyarakat serta menciptakan ketakutan di tengah-tengah ketentraman. Pada saat yang sama, Islam sudah memberi solusi ampuh dengan sanksi yang sepadan, agar masyarakat sesegera mungkin terjauh dan terlindungi dari segala bentuk kebejatan dan bahaya itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">MH :<em> Lalu bagaimana Sunnah Nabi Muhammad saw berbicara tentang terorisme dalam pengertian negatif?</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">HF : Dalam sunnah sudah ditetapkan bahwa Islam menghukum haram tindakan-tindakan yang membuat takut saudara muslim, meski bercanda, namun itu sudah menyebabkan ketakutan juga kegelisahan. Diriwayatkan oleh ‘Âmir bin Rabî‘ah r.a. bahwa suatu saat seorang laki-laki mengambil dan menyembunyikan sandal milik temannya dengan maksud bercanda. Peristiwa itu kemudian diceritakan kepada Nabi Muhammad saw. Beliau lalu bersabda: “<em>Jangan membuat takut seorang Muslim, karena membuat takut seorang Muslim adalah kezaliman yang besar</em>” (H.R. al-Thâbrânî dalam <em>al-Mu‘jam al-Kabîr, </em>dengan sanad <em>tsiqah</em>/kuat). Lebih dari itu, ancaman keras dengan tegas ditujukan kepada tindakan-tindakan teror terhadap orang Muslim. Diriwayatkan oleh ‘Abd Allâh b. ‘Umar r.a. bahwa mereka mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: “<em>Barang siapa meneror seorang Mukmin, maka Allah SWT. berhak untuk tidak melindunginya dari ketakutan-ketakutan hari Kiamat</em>”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;"><span style="color:black;">Ancaman semacam itu sifatnya umum dan meliputi semuanya; material atau immaterial, terbuka atau tertutup, sebagaimana riwayat Abû Hurayrah r.a. tentang sabda Nabi saw: “<em>Barangsiapa menjulurkan besi ke arah saudaranya, niscaya akan dilaknat oleh malaikat sampai ia meninggalkan (besi itu), walaupun ia adalah seayah atau seibu</em>”(H.R. Muslim). Dalam Hadits lain, Imam al-Thabrânî meriwayatkan dari ‘Abd Allâh b. ‘Umar bahwa Nabi Muhammad saw. bersabda: “<em>Barangsiapa melihat orang Muslim dengan pandangan yang menakutkannya tanpa ada hak, niscaya Allah akan membuatnya ketakutan di hari Kiamat.</em>”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">MF :<em> Hukuman apa yang pantas dijatuhkan atas tindakan kriminal semacam itu?</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">HF : Ukuran sanksi atau hukuman dalam Islam tergantung pada tingkat kesalahan yang dilakukan. Tindak kriminal terorisme semacam ini telah banyak memberi dampak negatif terhadap ketentraman masyarakat Muslim. Karenanya, Islam pun telah menjatuhkan hukuman terberat yang pernah dijatuhkannya, yaitu <em>had</em> bagi perampok. Definisi kata “memerangi”&#8211;yang juga disebut merampok&#8211; adalah datangnya sekelompok orang bersenjata di wilayah Muslim untuk membuat onar dan tumpahan darah, merampok harta, merusak kehormatan dan memporak-porandakan tanaman dan membunuh anak-anak. Tindakan kriminal dan serangan semacam ini sangat dikecam Allah SWT. dalam al-Qur’ân. Tingkat kejahatannya seperti memerangi Allah SWT. dan Nabi Muhammad saw. Difirmankan dalam al-Qur’ân: “<em>Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, adalah bahwa mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka secara silang, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar. Kecuali orang-orang yang taubat (di antara mereka) sebelum kamu dapat menguasai (menangkap) mereka, maka ketahuilah bahwasanya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.</em>” (Q.S. al-Mâ’idah [5]: 33-34).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">MH : <em>Faktor apa yang memotivasi aksi-aksi anarkisme dan terorisme di dunia belakangan ini?</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">HF : Kepastian faktor-faktor itu membutuhkan penelitian serius yang didasari berbagai analisa tajam terhadap realitas dan berbagai gejala kekerasan, tentunya dengan sarana keilmuan yang benar serta data-data valid agar selanjutnya memperoleh kesimpulan hasil yang valid juga. Saya melihat faktor-faktor utamanya antara lain: <em>pertama,</em> Islam absen menjadi sistem penerang bagi kehidupan. Faktor ini merupakan titik paling penting memotivasi reaksi anarkisme beberapa kalangan yang sangat merindukan Islam untuk kembali menjadi satu-satunya sistem kehidupan. Mereka begitu mendesak dan terburu-buru merealisasikan mimpi itu, sehingga pilihan-pilihan selain anarikisme hanyalah kendala yang menghadang. <em>Kedua,</em> serangan-serangan dahsyat yang dikenakan pada akidah serta ajaran Islam, termasuk upaya pembasmian umat secara massal. Kekerasan kemudian menjadi satu-satunya cara yang memungkinkan untuk membela Islam dan memenangkan saudara-saudara muslim yang teraniaya. <em>Ketiga,</em> sudah putus asa terhadap pihak pemerintah yang selalu memanipulasi keinginan-keinginan umat, merampas hak-haknya dan tak hentinya melakukan tekanan-tekanan terhadap organisasi-organisasi sosial yang berpeluang membuat aksi dan kegiatan bermanfaat dan membantu masyarakat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">MH :<em> Lalu apa solusinya menurut anda?</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">HF : Saya melihat beberapa solusi penting untuk fenomena ini. <em>Pertama, </em>sesegera mungkin menerapkan syariah Allah sebagai pedoman tunggal bagi manusia dan kehidupan, agar jiwa dan hati menjadi tentram dan nyaman. <em>Kedua,</em> mengeringkan sumber-sumber kerusakan, juga menyaring serta membersihhkan sarana-sarana pendidikan, kebudayaan serta media dari hal-hal yang betantangan dengan ajaran Islam. <em>Ketiga,</em> sangat penting untuk meninggalkan budaya men-<em>takfir </em>dan menghakimi suatu komunitas Muslim dengan alasan mereka tidak menjalankan perintah dan ajaran agama dengan baik. Islam adalah agama mudah dan pemurah, dan wilayah persengketaan dalam kasus-kasus <em>khilafiyah</em> hukum sangat luas. Para penguasa pun memiliki konsekuensi untuk tidak memungkiri ajaran-ajaran dalam agama, meski mereka tidak terlalu mentaatinya. Kita melihat penguasa itu masih melafalkan kalimat “<em>lâ ilâha illa Allâh&#8221; (tiada Tuhan selain Allah)</em>, kemudian mereka sudah dapat memperoleh hak perlindungan darah dan harta. Untuk itu, para pemuda Muslim bisa mengambil yang termudah saja di antara pendapat-pendapat yang ada, dan merealisasikan cita-cita penegakan Syari‘ah Allah dengan cara-cara tanpa kekerasan. <em>Keempat,</em> penting juga meninggalkan cara-cara kekerasan sebagai senjata dalam menyeru pada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Sebagaimana dipesankan dalam firman Allah SWT.: “<em>Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat di jalan-Nya dan Dia-lah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapatkan petunjuk</em>” (Q.S. al-Nahl [16]: 125).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">MH :<em> Anarkisme dan terorisme sebagian kalangan Muslim justru berangkat dari cara pemahaman teks yang lepas dari semangat pemahaman yang selama ini terwarnai oleh al-Qur’ân dan Hadis. Bagaimana seharusnya teks-teks agama itu dipahami agar Islam terlihat sebagai ajaran damai?</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">HF : Teks-teks agama (al-Qur’ân dan Hadis) harusnya dipahami secara total. Hubungan kalimat serta <em>asbâb nuzul</em>-nya, mesti diperhatikan, karena teks-teks itu memiliki susunan yang saling menyempurnakan. Untuk itu, tidak dapat dibenarkan pemfokusan terhadap sebagian teks sambil melalaikan sebagian yang lain. Tindakan semacam ini yang pernah dilakukan Bani Israil telah dikecam oleh Allah SWT dalam al-Qur’ân: “<em>Apakah kamu beriman kepada sebagian al-Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebagian yang lain? Tiada balasan bagi orang yang berbuat demikian di antara kamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan di hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat</em>” (Q.S. al-Baqarah [2]: 85).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;"><span style="color:black;">Selain itu, siapapun yang hendak menafsirkan teks-teks agama ia harus memfokuskan perhatiannya pada dasar-dasar bahasa serta syariahnya. Al-Qur’ân telah diturunkan dalam bahasa Arab yang <em>fashîh</em>, dan tidak ada perbedaan atau persengketaan tentang teks-teksnya. Karena itu, seorang penafsir harus betul mengerti dan mengetahui ilmu-ilmu syariah dan bahasa Arab. Kalau tidak, tentu saja akan menyebabkan fitnah dan kerusakan besar di bumi. Bayangkan seorang laki-laki bodoh membuka klinik/praktek dokter, bekerja mengobati orang-orang sakit, padahal dia tidak pernah kuliah atau belajar di fakultas Kedokteran. Apa yang akan terjadi? Hanya petaka. Lalu pemerintah harus menindaknya dengan apa? Pemerintah akan menjatuhkan hukuman berat, karena apa yang dilakukan laki-laki bodoh itu sangat membahayakan hidup orang banyak. Jika kelalaian semacam itu sangat penting dalam urusan dunia, tidak diragukan bahwa urusan agama dan Akhirat jauh lebih penting, lebih berbahaya dan lebih mulia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">MH : <em>Terakhir, apa pesan anda kepada generasi muda Muslim Indonesia?</em> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><span style="color:black;">HF : Saya mendengar dari beberapa mahasiswa Indonesia di Universitas al-Azhar tentang adanya gerakan liberalisasi penafsiran yang dimotori oleh beberapa orang. Mereka menginterpretasi teks-teks agama tanpa terikat oleh dasar-dasar linguistik maupun syariah, melainkan merujuk pada falsafah peradaban Barat. Kepada mereka ingin saya katakan: Kami tidak keberatan untuk harus meninjau dan mempelajari pola pikir serta hasil <em>ijtihad</em> orang lain, namun tidak untuk berpikir sebagaimana mereka berpikir. Kami juga tidak keberatan untuk mengenal cara mereka membuat solusi bagi berbagai perkara, namun tidak untuk membuat cara kami bersolusi seperti cara mereka. Itu karena kami harus bisa berpikir dan membuat solusi dengan cara dan akal kami sendiri. Kami memiliki khazanah keilmuan <em>turâts</em> yang sangat kaya akan pengetahuan dan ajaran yang dapat menjadi pijakan untuk bangkit dan mengahadapi berbagai masalah. Untuk itu, jangan sampai tertipu melihat apa yang ada pada orang lain!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;margin-left:27pt;text-align:justify;"><span style="color:black;">Dan saya senang sekali mendengar cerita saudara Mukhlish Hanafi bahwa di antara cita-cita PSQ (Pusat Studi al-Qur’ân) yang didirikan oleh Prof. Dr. Quraish Shihab, adalah menggiring penyadaran para budayawan dan intelektual pada pemahaman al-Qur’ân yang tepat, menangkis kebatilan-kebatilan orang-orang bodoh dalam menginterpretasi teks-teks al-Qur’ân, dan sebisa mungkin berupaya menjaga semangat serta kekokohan dasar-dasar Islam, juga mengajak kaum muslimin untuk kembali berpegang pada sumber-sumber agama yang lurus, asli dan murni. Cita-cita semacam itu sungguh mulia. Semoga Allah senantiasa mengiringi keberhasilan kita semua dalam ridha dan cinta-Nya, amin.</span></p>
<p><span style="color:black;">Firman Allah SWT dalam Surat ke-28. Al Qashash ayat 77:” Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span style="font-size:8pt;color:black;">Sumber :</span><span style="font-size:8pt;color:black;"> Disunting dari Jurnal Studi al-Quran, No. 1, Vol. 1, Januari 2006, yang diterbitkan bersama Pusat Studi al-Quran (PSQ) dengan Penerbit Lentera Hati</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/masoki.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/masoki.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/masoki.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/masoki.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/masoki.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/masoki.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/masoki.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/masoki.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/masoki.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/masoki.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/masoki.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/masoki.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/masoki.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/masoki.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/masoki.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/masoki.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=masoki.wordpress.com&amp;blog=1708927&amp;post=12&amp;subd=masoki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://masoki.wordpress.com/2008/04/08/islam-melawan-terorisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/933739b9fa7445a25fa841ff144ca5b1?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Oky</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://masoki.files.wordpress.com/2008/04/dispatch3_jama_masjid_.jpg?w=400" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
